Tampilkan postingan dengan label Jual Buaya. Tampilkan semua postingan
Terimakasih sudah berkunjung,,
Bila Anda ingin lapak atau jualan Anda ingin ditampilkan disini,
silahkan bergabung di grup facebook kami ( HAMSTER-INDO )
(boleh handphone, rumah, dll, namun di utamakan hewan peliharaan)
Dan bila Anda mencari hewan atau apapun itu, silahkan isi format dibawah ini:
Powered by
EMF Online Form Builder
EMF Online Form BuilderForum Jual dan Beli HAMSTER-INDOnesia
1
Pernahkah anda penasaran ingin mengetahui bagaimana proses kelahiran seekor buaya dari mulai telurnya?? anda bisa temukan jawabannya disini, Biasanya buaya betina bertelur sebanyak 9-90 telur dan memendamnya di dalam pasir, Telur buaya ini memiliki gigi telur di ujung moncongnya, dan juga memiliki kulit yang keras dua bulan setelah menetas, Telur dari Buaya ini sangat mirip dengan telur burung, dimana mereka mempunyai membran luar dan membran dalam, Gigi Telur digunakan untuk merobek membran dalam. kemudian bayi buaya tersebut bisa mendorongnya dan akhirnya keluar dari dalam telur. Jika kondisi pada saat itu kering, maka membran dalam akan menjadi sulit ditembus oleh bayi buaya, dan bisa saja bayi buaya ini mati di dalam telur jika tidak di bantu keluar.







Beberapa species buaya, membuat suara mengerik sebagai pertanda bahwa telurnya akan menetas, ini akan memberi isyarat kepada induknya agar menggali pasir tempat di eraminya telur tersebut
99% dari anak cucu buaya dimakan hidup hidup pada tahun pertama oleh Ikan besar, Kadal, Burung dan juga buaya dewasa.
Buaya dewasa dapat hidup selama 50 hingga 60 tahun lamanya, namun beberapa spesies dari buaya ada yang bisa bertahan hidup sampai 130 tahun!!
PROSES KELAHIRAN BUAYA
0Buaya adalah nama Indonesia untuk menyebutkan jenis reptil yang berasal dari famili atau suku Crocodylidae. Selain buaya, reptil ini juga dikenal dengan nama nama yang berbeda di daerah daerah di Indonesia. Orang Sunda atau Banjar menyebutnya buhaya, di Jawa Tengah & Timur reptil ini disebut baya atau bajul, di Betawi disebut bekikok, bekatak, buaya katak (buaya yang bertubuh kecil gemuk), senyulong, buaya jolong jolong (Melayu). Dalam bahasa Inggris buaya disebut crocodile. Buaya termasuk hewan purba yang hanya mengalami sedikit perubahan evolusi semenjak zaman dinosaurus. Boleh dikatakan, buaya yang ada saat ini dengan yang ada pada zaman dinosaurus dulu relatif tidak jauh berbeda atau berubah.
Berbagai macam jenis (spesies) buaya termasuk spesies buaya di Indonesia memiliki ciri ciri yang hampir sama. Pada umumnya habitat buaya adalah di perairan air tawar seperti danau, rawa dan sungai, tapi ada juga jenis buaya yang hidup di air payau seperti buaya muara. Buaya adalah pemangsa yang menyergap mangsanya. Buaya menunggu mangsanya mendekat lalu akan menerkamnya dengan tiba tiba.
Makanan buaya meliputi ikan, unggas dan beberapa mamalia. Selain mampu bergerak dengan cepat dan tiba tiba, buaya juga mempunyai rahang yang memiliki kemampuan mencengkeram yang sangat kuat. Tekanan gigitan rahang buaya dipercaya sebagai yang terkuat. Tetapi ironisnya, otot otot yang berfungsi untuk membuka mulut buaya sangat lemah. Pada satu percobaan terbukti bahwa buaya tidak mampu membuka mulutnya yang sudah diplester dengan beberapa lilitan saja.
Dari semua spesies buaya di dunia, di Indonesia terdapat 7 spesies buaya, antara lain adalah:
1. Buaya muara (Crocodylus porosus).
Crocodylus porosus
Buaya muara adalah spesies buaya yang paling sering ditemukan di Indonesia. Buaya muara adalah spesies buaya yang terbesar, terpanjang dan terganas di antara jenis jenis buaya lainnya di dunia. Buaya muara juga memiliki habitat persebaran yang sangat luas, bahkan terluas dibandingkan spesies buaya lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia adalah habitat favorit buaya muara selain Australia.
2. Buaya siam atau buaya air tawar (Crocodylus siamensis).

Siamese Crocodile
Buaya jenis ini sudah termasuk dalam daftar Critically Endangered atau kritis. Buaya Siam diperkirakan berasal dari Siam. Buaya siam selain di Indonesia dapat dijumpai pula di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos dan Kamboja. Di Indonesia, buaya siam hanya terdapat di Jawa dan Kalimantan.
3. Buaya Irian (Crocodylus novaeguineae).
Crocodylus Novaeguineae
Buaya Irian hanya terdapat di kepulauan Irian di Indonesia dan Papua Nugini. Bentuk tubuh buaya yang hidup di air tawar ini mirip dengan buaya muara tapi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dan berwarna lebih hitam.
4. Buaya Kalimantan (Crocodylus raninus).
C. Raninus
Buaya Kalimantan mempunyai ciri ciri yang mirip dengan buaya muara. Karena sebab inilah buaya yang hanya dapat ditemui di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini statusnya masih menjadi perdebatan para ahli.
5. Buaya Mindoro (Crocodylus mindorensis).
Mindoro
Buaya Mindoro berada dalam status Critically Endangered. Buaya ini awalnya termasuk anak jenis (subspesies) dari buaya Irian (Crocodylus novaeguineae) tapi sekarang buaya ini di anggap sebagai jenis tersendiri. Buaya mindoro di Indonesia dapat ditemukan di Sulawesi bagian timur dan Sulawesi bagian tenggara.
6. Buaya senyulong (Tomistoma schlegelii).

Buaya senyulong tersebar di Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Buaya senyulong memiliki perbedaan yang unik dibandingkan dengan jenis buaya lainnya yaitu moncongnya yang relatif sempit.

7. Buaya sahul (Crocodylus novaeguineae).
Buaya Sahul
Buaya sahul sebenarnya masih dianggap satu jenis dengan buaya Irian, tapi oleh beberapa ahli taksonomi, buaya sahul yang hanya tersebar di Papua bagian selatan ini diusulkan untuk dijadikan spesies tersendiri.
Dari jenis jenis buaya yang ada di Indonesia,empat jenis buaya diantaranya, (Buaya Irian, Buaya Muara, Buaya Siam dan Buaya Sinyulong adalah satwa yang dilindungi oleh undang undang berdasarkan Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Jenis jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Oleh IUCN Redlist, Buaya siam dan buaya mindoro dikategorikan dalam buaya yang mulai langka dan dimasukkan dalam status konservasi Critically Endangered (Critis). Sedangkan Buaya senyulong dimasukkan dalam status konservasi Terancam Punah (Endangered). Dan spesies buaya lainnya seperti buaya muara dan buaya Irian didaftarkan dalam status konservasi berisiko rendah atau Least Concern.
Berbagai macam jenis (spesies) buaya termasuk spesies buaya di Indonesia memiliki ciri ciri yang hampir sama. Pada umumnya habitat buaya adalah di perairan air tawar seperti danau, rawa dan sungai, tapi ada juga jenis buaya yang hidup di air payau seperti buaya muara. Buaya adalah pemangsa yang menyergap mangsanya. Buaya menunggu mangsanya mendekat lalu akan menerkamnya dengan tiba tiba.
Makanan buaya meliputi ikan, unggas dan beberapa mamalia. Selain mampu bergerak dengan cepat dan tiba tiba, buaya juga mempunyai rahang yang memiliki kemampuan mencengkeram yang sangat kuat. Tekanan gigitan rahang buaya dipercaya sebagai yang terkuat. Tetapi ironisnya, otot otot yang berfungsi untuk membuka mulut buaya sangat lemah. Pada satu percobaan terbukti bahwa buaya tidak mampu membuka mulutnya yang sudah diplester dengan beberapa lilitan saja.
Dari semua spesies buaya di dunia, di Indonesia terdapat 7 spesies buaya, antara lain adalah:
Crocodylus porosus
Buaya muara adalah spesies buaya yang paling sering ditemukan di Indonesia. Buaya muara adalah spesies buaya yang terbesar, terpanjang dan terganas di antara jenis jenis buaya lainnya di dunia. Buaya muara juga memiliki habitat persebaran yang sangat luas, bahkan terluas dibandingkan spesies buaya lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia adalah habitat favorit buaya muara selain Australia.
2. Buaya siam atau buaya air tawar (Crocodylus siamensis).
Siamese Crocodile
Buaya jenis ini sudah termasuk dalam daftar Critically Endangered atau kritis. Buaya Siam diperkirakan berasal dari Siam. Buaya siam selain di Indonesia dapat dijumpai pula di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos dan Kamboja. Di Indonesia, buaya siam hanya terdapat di Jawa dan Kalimantan.
Crocodylus Novaeguineae
Buaya Irian hanya terdapat di kepulauan Irian di Indonesia dan Papua Nugini. Bentuk tubuh buaya yang hidup di air tawar ini mirip dengan buaya muara tapi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dan berwarna lebih hitam.
C. Raninus
Buaya Kalimantan mempunyai ciri ciri yang mirip dengan buaya muara. Karena sebab inilah buaya yang hanya dapat ditemui di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini statusnya masih menjadi perdebatan para ahli.
Mindoro
Buaya Mindoro berada dalam status Critically Endangered. Buaya ini awalnya termasuk anak jenis (subspesies) dari buaya Irian (Crocodylus novaeguineae) tapi sekarang buaya ini di anggap sebagai jenis tersendiri. Buaya mindoro di Indonesia dapat ditemukan di Sulawesi bagian timur dan Sulawesi bagian tenggara.
6. Buaya senyulong (Tomistoma schlegelii).
Buaya senyulong tersebar di Sumatera, Kalimantan dan Jawa. Buaya senyulong memiliki perbedaan yang unik dibandingkan dengan jenis buaya lainnya yaitu moncongnya yang relatif sempit.
7. Buaya sahul (Crocodylus novaeguineae).
Buaya Sahul
Buaya sahul sebenarnya masih dianggap satu jenis dengan buaya Irian, tapi oleh beberapa ahli taksonomi, buaya sahul yang hanya tersebar di Papua bagian selatan ini diusulkan untuk dijadikan spesies tersendiri.
Dari jenis jenis buaya yang ada di Indonesia,empat jenis buaya diantaranya, (Buaya Irian, Buaya Muara, Buaya Siam dan Buaya Sinyulong adalah satwa yang dilindungi oleh undang undang berdasarkan Peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Jenis jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Oleh IUCN Redlist, Buaya siam dan buaya mindoro dikategorikan dalam buaya yang mulai langka dan dimasukkan dalam status konservasi Critically Endangered (Critis). Sedangkan Buaya senyulong dimasukkan dalam status konservasi Terancam Punah (Endangered). Dan spesies buaya lainnya seperti buaya muara dan buaya Irian didaftarkan dalam status konservasi berisiko rendah atau Least Concern.
7 Jenis Buaya di Indonesia
0Buaya Muara (Crocodylus porosus) baby
-Panjang 55cm : fisik mulus gada cacat, warna cerah, gemuk. karakter jinak2 buaya, di handle anteng di kandang defensif (maklum baby)
Harga 550rb
-Panjang 53cm : fisik mulus gada cacat, warna agak gelap, karakter jinak2 buaya, di handle anteng di kandang defensif (maklum baby)
Harga 450rb
cod jakarta selatan-tangerang selatan
minat atau info lebih sms 02190559494
terimakasih
-Panjang 55cm : fisik mulus gada cacat, warna cerah, gemuk. karakter jinak2 buaya, di handle anteng di kandang defensif (maklum baby)
Harga 550rb
-Panjang 53cm : fisik mulus gada cacat, warna agak gelap, karakter jinak2 buaya, di handle anteng di kandang defensif (maklum baby)
Harga 450rb
cod jakarta selatan-tangerang selatan
minat atau info lebih sms 02190559494
terimakasih
Jual Crocodylus Porosus Baby
0 Buaya Muara (Crocodylus porosus) baby
-Panjang 55cm :
fisik mulus gada cacat, warna cerah, gemuk.
karakter jinak2 buaya, di handle anteng di kandang defensif (maklum baby)
Harga : 550rb
-Panjang 53cm :
fisik mulus gada cacat, warna agak gelap,
karakter jinak2 buaya, di handle anteng di kandang defensif (maklum baby)
Harga : 450rb
cod jakarta selatan-tangerang selatan
minat atau info lebih sms 02190559494
terimakasih
minat atau info lebih sms 02190559494
terimakasih
Jual Baby Buaya Muara
0
buaya porosusuk kurleb 8cm(kurang iklasin,lebih rejeki buyer)
makan jangkrik, ceker ayam, fillet ayam
karakter anteng, jinak
kondisi mulus alias no cacat
lokasi bekasi-tambun
diutamakan COD
No kirim"
serius lgsg aja
087779119591
NB: jinak tp harus tetep hati"
namanya juga mahluk hidup masih punya naluri menggigit,
tp di saya ga nakal/anteng





